• Jelajahi

    Copyright © Satonda post
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Bupati Dompu BBF, Menanamkan Nilai Agama Guna Atasi Kenakalan Anak dan Remaja

    Satonda
    Senin, 03 Maret 2025, Maret 03, 2025 WIB Last Updated 2025-03-03T14:08:13Z
    Dompu, Satondapost.com - Bupati Dompu, Bambang Firdaus. SE cukup bijak dalam memahami masalah kenakalan anak remaja. 

    Sehabis sholat zuhur berjamaah di Masjid Pendopo Bupati, Senin (3/3/25) Bupati Dompu yang populer dengan jargon Dompu Maju tersebut menyebut kenakalan anak remaja muncul sebagai akibat lemahnya pemahaman akan nilai agama. 

    Menurutnya kenakalan remaja yang kini menjadi perhatian banyak pihak di daerah yang bermottokan Nggahi Rawi Pahu ini akan dapat diatasi dengan menguatkan nilai agama pada diri anak dan remaja. 

    Bupati yang akrab disapa Papi Bambang tersebut menjelaskan nilai agama menjadi pondasi yang kuat bagi anak remaja menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupannya. 

    "Saat anak remaja memiliki pondasi yang lemah disinilah awal mula muncul banyak masalah bagi anak remaja diantaranya perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja", katanya. 

    Berikutnya Bupati Bambang Firdaus mengungkapkan menjadi kewajiban bagi para orang tua dan juga guru di sekolah membekali anak remaja (siswa) dengan menanamkan nilai agama yang kuat kepada anak remaja. 

    "Anak remaja yang kuat mengamalkan ajaran agama yang dianutnya memiliki kecenderungan untuk berperilaku yang sesuai dengan norma atau aturan yang berlaku", katanya menegaskan. 

    Kemudian dia menambahkan agar anak remaja memiliki pondasi agama yang kuat bisa diupayakan dengan pembinaan mental rohani, praktek sholat berjamaah, magrib mengaji, ceramah agama oleh anak remaja dengan topik-topik yang menarik dan sesuai. 

    Diakhir penyampaiannya Bupati Bambang Firdaus menjelaskan berbagai upaya yang diikhtiarkan tersebut harus disertai contoh yang juga konsisten dari orang tua dan guru. 

    "Contoh yang konsisten dari para orang tua dan guru juga akan membuat anak remaja dapat menghindarkan diri dari hal-hal yang berdampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain", tutupnya. (Bondan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini