Dompu,Satondapost.com - Mengecilnya volume air yang mengalir pada jalur perpipaan milik PDAM Dompu hingga menyebabkan munculnya keluhan dari pelanggan PDAM sendiri terkait menipisnya produksi air di kran pelanggan, ternyata ini penyebabnya.
Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE di dampingi sejumlah pejabat langsung meninjau DAM Desa Karamabura Kecamatan Dompu. (4/5/2025)
Terkait hal itu, Bupati BBF mengatakan, penyebab berkurangnya volume air yakni di akibatkan pada pintu air DAM tersebut telah dipenuhi sedimentasi, sehingga volume air yang mengarah ke pipa PDAM itu sangat minim sekali hingga melahirkan keluh kesah dari pelanggan PDAM itu sendiri.
Akibat sedimentasi hingga menyebabkan berkurangnya volume air itulah menyebabkan terjadinya perebutan air antara PDAM dengan masyarakat petani.
Bupati BBF mengungkapkan, pihaknya akan mengambil langkah manuver sebagai salah satu upaya untuk mengatasi terjadinya perebutan air yakni akan segera mengangkat sedimentasi yang ada sehingga volume air tersebut akan kembali banyak seperti semula.
"Yakin saja bahwa kekurangan air ini akan segera teratasi semua, sehingga antara PDAM dan masyarakat petani tidak akan ada lagi masalah perebutan air karena itu akan segera kita atasi secepatnya,"kata Bupati BBF ketika dikonfirmasi media ini usai melaksanakan sholat isya dan tarawih bersama di Musholla Pandopo Pemda Dompu.(Bondan)